Kenang sang kakak, Zara: kita seperti kacang polong, tak terpisahkan

Di tengah masa berkabung, momen bahagia hadir dalam keluarga kecil Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Putri keduanya, Camilia Laetitia Azzahra baru saja merayakan kelulusan pada Kamis (16/6) kemarin. Gadis yang akrab disapa Zara itu telah menuntaskan pendidikannya di SMAN 3 Bandung.

Meski begitu, momen kelulusan Zara tak komplit rasanya tanpa kehadiran Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, yang kini sudah tiada. Lewat laman Instagram, Zara mencurahkan isi hatinya. Disebutkan, Zara dan mendiang kakaknya seperti dua kacang polong yang tak terpisahkan.

“Kami berdua seperti dua kacang polong, tak terpisahkan. Bahkan, dengan perbedaan 5 tahun, kami masih berhubungan satu sama lain entah bagaimana. Kami bertengkar, kami mencintai, kami menertawakan hal-hal dan atau satu sama lain setiap hari. itu diberikan bahwa kami berbagi rahasia kami juga,” tulis Zara, dilansir brilio.net pada Minggu (19/6).

Sebagai adik, Zara begitu meneladani sosok mendiang kakaknya. Bahkan, banyak hal yang ia tiru dari kedekatannya dengan Eril. Salah satunya, mengenai pendidikan. Ia mengakui jika terinspirasi dari mendiang kakaknya dari SMP hingga perguruan tinggi.

“Kamu selalu menjadi saudara keren yang dapat diandalkan. Mungkin, itu alasannya ketika aku berpikir kembali, aku selalu mengikuti jejakmu kemanapun aku pergi. Kami bersekolah di SMP dan SMA yang sama, dan juga uni sekarang. Kamu bergabung dengan OSIS dan menjadi sie 8, begitu pula saya,” tambahnya.

Banyak hal yang telah ia lewati bersama. Zara merasa belum cukup mengucapkan terima kasih akan kehadiran mendiang Eril di hidupnya. Ia pun berjanji untuk menjadi adik yang membanggakan.

“Secara keseluruhan, saya merasa belum cukup mengucapkan terima kasih. Jadi, terima kasih A Eril untuk semua yang telah kamu lakukan untuk saya. Maaf jika aku tidak memiliki kesempatan untuk menjadi adik yang hebat untukmu, tapi percayalah suatu hari nanti aku akan membuatmu bangga,” terangnya.

Mengakhiri unggahannya, gadis berusia 17 tahun ini mengungkapkan kerinduan akan sosok kakaknya, yang kini hanya bisa ia peluk dalam doa.

“Aku akan selalu mencintaimu dan merindukanmu, saudaraku tersayang. Tolong, istirahatlah dengan baik di surga dan tunggu aku di sana. Aku akan bertemu denganmu lagi. Dengan tulus, adikmu tersayang. Zara,” ucapnya di akhir.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*