Cerita 7 Seleb Awali Karier jadi Cleaning Service, ada Chef Arnold

Memiliki karier cemerlang tentu jadi keinginan setiap orang. Namun, perjuangan untuk meraihnya tentu bukan hal yang mudah. Ada yang benar-benar harus memulainya dari bawah hingga menjajal berbagai profesi sebelum meraih kesuksesan.

Sama halnya perjuangan yang dialami para selebriti Tanah Air ini. Di balik puncak popularitas yang dimilikinya saat ini, mereka melewati tantangan yang terjal. Nggak banyak yang tahu, para seleb ini pernah melakoni profesi sebagai cleaning service.

Berbeda jauh dengan pekerjaannya saat ini, kala itu mereka harus mencuci piring, membersihkan taman dan mencuci toilet di sebuah restoran. Beberapa diantaranya bahkan melakukan pekerjaan tersebut sembari menempuh pendidikan di luar negeri.

Berikut rangkum dari berbagai sumber, cerita seleb awali karier jadi cleaning service pada Kamis (3/2)

1. Daniel Mananta.

Mengawali karier sebagai VJ MTV, Daniel Mananta sempat mengalami kondisi perekonomian yang sulit. Demi membantu keluarga, ia pun bekerja di salah satu restoran cepat saji di Australia.

Selama di Negeri Kanguru tersebut, Daniel benar-benar merasakan perjuangan hidup dengan bekerja sebagai tukang cuci piring hingga tukang cuci WC di sebuah restoran. Hal tersebut dijadikannya sebagai pengalaman yang bisa membentuk dirinya hingga sukses.

2. Ario Bayu.

Berhasil menyabet penghargaan sebagai Pemeran Utama Pria Terpuji Film Bioskop di Festival Film Bandung, nggak banyak yang tahu Ario Bayu mengawali kariernya dari nol. Ketika usianya 16 tahun, ia membantu perekonomian keluarga dengan bekerja sebagai cleaning service.

Kala itu, ia ditugaskan untuk mencuri piring di salah satu restoran Thailand selama 8 bulan. Bukannya malu, suami Valentine Payen ini justru bangga dengan pengalaman kerjanya tersebut.

“Saya pernah jadi tukang cuci piring di Australia, di restoran Thailand kurang lebih 8 bulan. Kadang di resume saya taruh, kalau interview saya sampaikan, wah saya dulu selalu menjaga kebersihan piring,” kenang Ario Bayu dilansir dari Kapanlagi.com

3. Christian Sugiono.

Jadi pengusaha sukses, suami Titi Kamal ini pernah merasakan hidup sulit. Tinggal di Jerman semasa muda, Christian Sugiono dituntut untuk hidup mandiri. Demi mencukupi kebutuhan hidupnya, Christian sempat bekerja di sebuah restoran.

Selama tiga tahun Christian bekerja, ia sempat ditugaskan sebagai tukang cuci piring di sebuah restoran. Selain itu ia pun sempat mencicipi posisi lain seperti juru masak dan kasir.

4. Dede Sunandar.

Ternyata jauh sebelum Dede Sunandar seterkenal sekarang, ia adalah seorang tukang cuci piring dan cleaning service di sebuah stasiun televisi nasional.

Saat bekerja sebagai pegawai cleaning service, Dede mengungkapkan penghasilannya tidak terlalu besar. Kala itu, ia mendapatkan bayaran hanya Rp 13.500 untuk 8 jam kerja. Kehidupan Dede mulai berubah saat ia mendapat tawaran untuk tampil di acara OVJ.

“Dulu kalau harian per delapan jam Rp 13.500. Kalau lembur, itu ada uang lembur Rp 10 ribu. Bulanan cuma Rp 750 ribu,” tutur Dede dilansir dari Dream.co.id

5. Young Lex.

Di balik kesuksesan Young Lex, rupanya ia mengawali karier dari nol. Nggak banyak yang tahu, Young Lex sempat bekerja sebagai cleaning service. Dari uang yang didapat dari pekerjaannya tersebut, ia kumpulkan untuk membuat karya di dunia hiphop.

“Gue pernah kerja jadi office boy. Bikin video klip itu gue nggak sendiri. Gue nggak punya kamera, jadi ketika keinginan gue sangat besar, jalannya ada aja. Jadi sebenarnya yang gue jalanin itu nggak instan,” terangnya dikutip dari Kapanlagi.com.

6. Zian ‘Zigas’.

Mantan vokalis band Zigaz, Zian juga punya masa lalu yang serupa. Ia mengaku sempat menggeluti bermacam profesi sebelum tenar sebagai vokalis. Selain menjadi sales dan sekuriti, ia pernah bekerja sebagai cleaning service. Bekerja selama satu tahun, kala itu ia ditugaskan untuk menyapu taman.

“Dulu saya pernah jadi sales, cleaning service, sekuriti, kemudian office boy dari tahun 2003-2004,” tuturnya dilansir dari Liputan6.com.

7. Chef Arnold.

Pernah bekerja sebagai tukang cuci piring juga mewarnai perjalanan karier Arnold Poernomo hingga menjadi seorang chef ternama. Demi mendapatkan uang saku tambahan saat bersekolah di Australia, Chef Arnold yang saat itu berusia 14 tahun, mulai bekerja di sebuah kafe dekat rumahnya.

Bekerja sebagai junior kitchen hand, Chef Arnold harus melakukan pekerjaan kasar seperti membersihkan dapur dan mencuci piring. Pengalaman tersebut lah yang menjadi bekalnya hingga menjadi seorang chef dan mendirikan restoran terbaik di Sydney bersama saudaranya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*