Viral Aksi Ibu-ibu Mendadak Minta Bedak Pengantin dari MUA, Ulahnya Bikin Warganet Ikut Kesal

Pekerjaan sebagai MUA (makeup artist) pengantin bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Ada kalanya, MUA harus turut berhadapan dengan permintaan dari keluarga pengantin.

Belum lama ini, seorang MUA membagikan pengalamannya ketika tengah merias pengantin. MUA itu mendadak mendapat permintaan tak terduga.

Curhatan MUA tersebut dibagikan lewat akun @iisyunerli08 dan menjadi viral. Dalam video, terlihat jika MUA ini sedang fokus mendandani pengantin.

“Lagi makeupin tiba-tiba ada ibu-ibu minta bedak pengantin,” tulisnya.

Pada video, terlihat jika ibu-ibu tersebut terus menunjuk ke arah bedak pengantin. Ia juga membawa selembar kertas untuk alas bedak.

Sementara, MUA ini awalnya terlihat bingung. Namun, ia tetap memberikan bedak pengantin tersebut.

Di luar dugaan, ibu-ibu ini lantas menuang bedak pengantin tersebut dalam jumlah yang tidak sedikit ke atas kertas.

Bahkan, terlihat jika bedak tabur di dalam wadah hanya tersisa separuh. Hal ini kontan membuat MUA kebingungan.

“Kira-kira buat apa yah? Ada yang tahu? Kalau di daerah kalian ada tradisi gini juga nggak?” tanya MUA ini lewat caption video.

Curhatan MUA tersebut lantas sudah viral ditonton hingga 8,7 juta kali.

Lewat kolom komentar, warganet menjelaskan tradisi seputar ibu-ibu meminta bedak pengantin tersebut. Namun, tidak sedikit pula yang kesal melihat banyaknya bedak yang diminta.

“Kok gue yang emosi lihat ibunya numpahin bedak banyak banget. Lawak sih ini ibu-ibu,” ungkap salah satu komentar kesal.

“Banyak banget, bedak pengantin kisaran harga Rp800-900 ribu,” tambah yang lain.

“Bu, itu bedak pengantin bukan bedak bayi. Banyak banget nuanginnya.”

“Itu biasanya buat balita, anak-anak, dan bumil kalau di Jawa. Namanya biar nggak sawanen. Kadang anak-anak suka takut lihat pengantin,” tulis yang lain menjelaskan.

“Makanya manten atau MUA di kampung kemana-mana kudu punya bedak bayi. Karena banyak ibu-ibu yang minta bedak,” saran warganet menambahkan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*