Kirim Surat Lamaran dengan Tulisan Sumpah Serapah, Warganet: Gimana Kalau Disuruh Lembur?

Sebuah unggahan di media sosial Twitter menjadi viral dalam beberapa jam terakhir. Unggahan akun Twitter @txtdarigajelas tersebut memperlihatkan sebuah potret dari surat lamaran kerja. Menariknya, surat lamaran kerja yang dikirimkan ke HRD sebuah perusahaan tersebut terdapat tulisan sumpah serapah.

Surat lamaran kerja kini memang telah banyak yang dikirimkan melalui email atau surat elektronik. Namun tidak jarang, sejumlah perusahaan memerlukan data fisik dari para pelamar perusahaannya.

Maka dari itu, banyak pelamar pekerjaan yang mengirimkan berbagai dokumen penting pribadinya yang telah dicetak kepada perusahaan melalui jasa pengiriman surat.

“Kepada Yth HRD. Sudah capek saya buat lamaran. Uang habis beli map fotocopy. Semoga kali ini saya bisa diterima. Kalau tidak, saya doakan kena adzab!! Kuburan bapak/ibu HRD penuh dengan map coklat kertas fotocopyan!!” tulis pengirim surat lamaran.

Sedangkan dalam potret tersebut, terlihat tulisan di map menggunakan huruf kapital.

Awalnya, tulisan tersebut terkesan mengharukan karena sang pelamar telah banyak mengirimkan surat lamaran yang membuat ia kehabisan uang karena dipakai untuk membeli berbagai perlengkapan pengiriman surat.

Namun, tulisan tersebut berubah menjadi mengerikan karena di akhir kalimat, sang pelamar mendoakan penerima suratnya, yaitu HRD, terkena azab jika dirinya tidak diterima.

Tak pelak, unggahan dari akun Twitter @txtdarigajelas tersebut mengundang perhatian warganet.

“Cape cape orang tua nyari duit, kamu malah nyari duit sendiri,” balas akun @famcemiwiw.

“Baru ngelamar kerja aja udah ngancem kena azab, gimana kalo disuruh lembur gratis ma pimpinan,” sahut akun @takauno4u.

“HRD: hahaha orang saya dikremasi,” timpal akun @semocca.

“Kadang HRD perusahaan tuh suka lebay juga. Baru tahap awal, diminta bawa dokumen sampe ijazah SD segala. Buat apa coba? Kan kalo ga lolos malah jadi sampah. Gue kalo panggil orang cuma minta CV+portofolio cukup. Untuk kelengkapan dokumen, nanti aja kalo memang sudah fixed diterima.” tulis akun @anneesssy.

“Iya woy !!! Kuota gua abis buat interview via zoom/google meet. Belum lagi kalau disuruh harus standby jam sekian, tapi baru kebagean wawancara jauh dari jam yang ditentukan. Kuota abis ga jelas jadinya. Udah diwawancara, eh malah di-php. Setidaknya kabari kek klo emang gak lolos!!!!!” balas akun @akungalauridzi.

Unggahan tersebut pun menjadi viral bahkan hingga di-retweet hampir dua ribu kali dan disukai lebih dari 18 ribu kali.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*