Dokter Richard Lee Ditahan, Ngaku Menyesal Review Skincare Abal-abal

YouTuber sekaligus dokter kecantikan Richard Lee kembali menjadi tahanan Polda Metro Jaya atas dugaan kasus akses data secara ilegal. Ia terancam hukuman penjara 8 tahun.

Dokter Richard Lee ditangkap pihak Polda Metro Jaya pada Senin, 27 Desember 2021 malam. Sebelum ditangkap, Richard sempat membuat sebuah video YouTube yang berisi perlawanan atas ketidakadilan yang diterimanya.

Dokter kecantikan yang rutin mengulas produk skincare abal-abal ini mengaku tidak ikhlas ditahan. Seperti apa pengakuan Dr. Richard Lee tersebut? Simak ulasan berikut ini!

Dokter Richard Lee Sudah Tahu akan Ditangkap dan Ditahan

Sebelum ditangkap, dokter Richard Lee masih sempat membagikan video melalui kanal YouTube miliknya dr. Richard Lee, MARS berjudul SAYA DITANGKAP LAGI!! BANTU SAYA SHARE VIDEO INI!! (DIPOST OLEH ADMIN).

“Kalau video ini tayang, artinya saya sudah ditahan, saya enggak tahu pihak kejaksaan atau kepolisian. Saya buat video ini jauh sebelum itu, saya buat tanggal 19 Desember 2021,” kata Richard sambil menunjukkan tanggal di ponselnya dikutip dari kanal YouTube dr. Richard Lee, MARS pada Selasa, 28 Desember 2021.

Lebih lanjut, Richard mengatakan terkait penangkapan dirinya merupakan efek dari langkahnya yang kerap membuat konten produk kecantikan abal-abal. Namun, ia merasa proses hukum yang harus dilaluinya ini tidak sepadan dengan konten-konten edukasi yang ia buat.

“Kalau review saya berujung penangkapan, upaya saya bongkar semua ini berujung pada saya ditangkap, benar-benar enggak pantas. Benar-benar saya enggak ikhlas, enggak sepadan yang saya kerjakan,” ujar Richard.

Dokter Richard Lee Menyesal Membuat Konten Produk Kecantikan Abal-Abal

Ia menyesalkan niat baiknya ingin menyelamatkan banyak orang dari produk abal-abal justru berakhir di balik jeruji besi.

“Saya bahagia ketika makin banyak orang yang saya selamatkan, tapi kalau saya harus mengalami seperti ini, sumpah saya benar-benar menyesal saya pernah melakukan hal itu,” katanya.

Tak hanya itu, Richard Lee juga tidak terima atas kesalahan pidana yang dituduhkan kepolisian kepadanya. Ilegal akses yang disebutkan polisi merupakan kerja mesin otomatis Facebook.

Ia hanya mengunggah konten di Facebook Bisnis miliknya, namun konten itu ternyata masih terhubung ke Instagram yang sudah disita polisi. Padahal sebelum ponselnya diserahkan ke polisi, Richard sudah melihat pengaturan akses Facebook ke Instagram dimatikan.

“Sudah saya jelaskan apa adanya. Saya siap perjuangan hal ini di pengadilan,” kata Richard Lee.

Adapun akun Instagram Richard Lee sebelumnya disita polisi sebagai barang bukti kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan artis Kartika Putri pada Desember 2020.

Ia menyebutkan, produk tersebut mengandung merkuri dan hidroquinon yang diketahui setelah melalui uji laboratorium. Produk yang dimaksud Richard Lee pernah dipromosikan oleh Kartika Putri.

Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kompol Rovan Richard Mahenu menjelaskan, pihaknya memanggil dan menahan Richard dalam rangka pelimpahan berkas perkara ke Kejaksaan.

Rovan menyebut berkas penyidikan dugaan kasus pyang menjerat Richard dinyatakan sudah lengkap dan penyidik Polda Metro Jaya segera melimpahkannya ke Kejaksaan.

“Kasus pencurian data sudah P-21. Jadi kami panggil dia untuk proses pelimpahan ke kejaksaan,” kata Rovan.

Hingga berita ini dibuat, istri dokter Richard Lee, dokter Reni Effendi viral karena meminta keadilan untuk suaminya. Diketahui, keduanya sama-sama berprofesi sebagai dokter kecantikan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*