Sopir Vanessa Angel alami trauma, polisi beri pendampingan psikologis

Dunia hiburan Tanah Air kembali berduka. Vanessa Angel dan suami, Bibi Ardiansyah mengalami kecelakaan maut di Tol Nganjuk pada Kamis (4/11) kemarin. Akibat kecelakaan itu, Vanessa dan suami meninggal di tempat. Sementara sopir, Tubagus Jody, babysitter, dan anaknya, Gala Sky Ardiansyah selamat.

Hingga saat ini, penyebab kecelakaan pemain sinetron Jodoh Wasiat Bapak itu masih terus diselidiki oleh polisi. Namun laporan sementara disebutkan kecelakaan tersebut terjadi karena sopir mengantuk.

Dirlantas Polda Jawa Timur Kombes Latif Usman mengatakan setelah kondisi Tubagus Jody membaik, pihaknya akan melakukan pemeriksaan lebih jauh mengenai penyebab kecelakaan tersebut.

“Nanti kalau sudah tenang segera kita lakukan pemeriksaan,” ujar Latif Usman seperti dilansir brilio.net dari Antaranews, Jumat (5/11).

Latif mengungkapkan kondisi Tubagus Jody saat ini. Selain mengalami luka-luka, Jody juga mengalami trauma sehingga perlu dilakukan pendampingan psikologis.

“Kita masih melakukan pendamping (psikologis) dulu. Nanti setelah kondisinya stabil, baru penyidik memulai pemeriksaan,” kata Latif.

Sebelumnya, sosok Jody tengah menjadi sorotan, lantaran unggahan pada Instagram Story yang memacu mobil hingga kecepatan 190Km/jam, sebelum terjadi kecelakaan di Tol Nganjuk, Kamis, (4/11) kemarin.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan bahwa pihaknya memastikan bukti unggahan Jody akan menjadi materi Penyidik Satlantas Polres Jombang untuk kepentingan penyelidikan

“Informasi seperti itu pasti akan ditanyakan ke penyidik lalulintas juga, untuk masalah teknisnya, kita belum bisa sampaikan dulu. Masih berproses,” kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Gatot Repli Handoko saat dikonfirmasi, Jumat (5/11/2021).

Joddy sendiri hingga saat ini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit Bhayangkara Surabaya dengan diawasi langsung penyidik Satlantas Polres Jombang.

“Untuk drivernya, masih juga ada di rumah sakit Bahayangkara,” kata Gatot.

Pengawasan dilakukan untuk mencegah hal-hal yang menghambat proses penyelidikan semisal usaha melarikan diri. Pasalnya, keterangan dari Jody sangat diperlukan untuk kejelasan penyidikan.

“Tetap dilakukan pengawasan, dijaga oleh penyidik dari Satlantas. Karena apa. Keterangan dia sangat diperlukan untuk melengkapi proses penyidikan,” pungkas Gatot.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*